Selasa, 16 Oktober 2012

Perusahaan Tambang Emas Batangtoru Ancam Kesehatan Masyarakat Sibolga

BatangToru - Belum lagi selesai juga masalah pipa pembuangan limbah dibatangtoru , muncul lagi masalah yaitu Masyarakat kota Sibolga saat ini benar – benar diselimuti ke- khawatir dan takut akibat keberadaan bahan kimia berbahaya milik perusahaan pertambangan emas PT. ARM di Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) yang tersimpan  ( terbuka ) di kawasan pelabuhan Samudera Sibolga.
Masyarakat daerah berbilang kaum itu berharap Pemerintah Kota (Pemkot) bersama pihak–pihak terkait supaya dapat segera mengevakuasi bahan berbahaya itu dari kawasan kota Sibolga ke lokasi perusahaan selaku pemilik, bila perlu memerintahkan mengembalikan bahan kimia tersebut kembali ke daerah asal pengangkutan sebelum terjadi sesuatu hal yang sifatnya membahayakan jiwa manusia.

“Jangan jadikan daerah ini (kota Sibolga) menjadi tempat penyimpanan bahan kimia berbahaya,” kata mantan anggota DPRD Kota Sibolga, Binsar Simatupang dan mantan pengurus KNPI Kota Sibolga, Kartika Syahputra, pemerhati hukum di Sibolga dan Tapteng, Herbert Hutabarat bersama warga lainnya, Selasa (16/10) kemarin.

Menurut Binsar, bahan kimia tidak boleh ditempatkan sembarangan, tetapi harus tersimpan baik di sebuah tempat tertutup misalnya gudang dengan temperature (suhu udara) rendah dan jauh dari pemukiman penduduk. Sementara perlakuan terhadap bahan kimia milik ARM tidak demikian, namun diletakkan begitu saja di lokasi lahan terbuka dibawah cuaca panas di dikawasan pelabuhan Samudera Sibolga.

“Kondisi cuaca saat ini di Kota Sibolga  ekstrim, pastinya kondisi ekstrim akan menimbulkan reaksi terhadap bahan kimia yang tersimpan rapi di peti kemas tersebut. Reaksi yang ditimbulkan cuaca yang tidak menentu  bisa saja berdampak terhadap terjadinya kebocoran pada bahan kimia yang ada di petikemas lalu hasilnya terpolusi dan menginfeksi masyarakat melalui pencemaran udara,” bebernya. Hal senada disampaikan, Kartika Syahputra, mantan pengurus KNPI Kota Sibolga ini juga mendesak supaya bahan kimia milik perusahaan PTARM tersebut secepatnya dapat dievakuasi ke lokasi aman, sebelum masyarakat kota Sibolga bertindak sendiri.

“Jangan jadikan kota Sibolga ini menjadi tempat penyimpanan bahan – bahan kimia berbahaya,karena akibatnya bias fatal bagi kesehatan masyarakat. Masyarakat kota Sibolga menolak keras keberadaan barang-barang yang mengandung kimia milik tambang emas di Batang Toru Tapsel, karena kota Sibolga ini tidak pernah mendapatkan keuntungan dari keberadaan PTARM,” tuturnya. Kartika membeberkan, bahan kimia berbahaya milik perusahaan PTARM yang tersimpan di pelabuhan itu berakibat fatal bagi kesehatan manusia, selain merusak kulit juga menimbulkan kanker dan bahkan bias mematikan bagi manusia. Sementara Anggota DPRD Kota Sibolga, Jamil Zeb Tumori mengatakan, dengan tegas juga meminta kepada pihak perusahaan PT. AR Martabe untuk segera mengangkut bahan – bahan kimia yang ditaruh di dalam peti kemas di pelabuhan Sibolga tersebut. Sebab, pelabuhan bukan tempat tumpukan barang berbahaya milik PT.AR Martabe, melainkan hanya sebagai tempat persinggahan sementara.

“Jamil mengakui sudah menerima keluhan masyarakat terkait barang-barang milik tambang emas tersebut, untuk itu  kita mendesak PTARM untuk segera membawa bahan kimia itu dari lokasi pelabuhan. Terlebih kepada pihak PT. Pelindo selaku pemilik wilayah supaya jangan diam dalam masalah ini, tetapi harus bertindak tegas dan bila perlu meminta kepada pihak jasa pengangkutan yakni PT.SDV Logistics Indonesia untuk memulangkan kembali barang–barang berbahaya itu ke tempat asal,” ucapnya.

Pasca diberhentikannya operasional ARM, perusahaan tambang emas di Batangtoru, Tapsel, terhitung 1 Oktober 2012 lalu, puluhan petikemas (container) milik perusahaan yang diduga berisi barang-barang berbahaya untuk keperluan tambang emas terlihat menumpuk di Pelabuhan Sibolga. Seharusnya, petikemas itu sudah diangkut ke Batangtoru, Tapsel.

Sebelumnya General Manager PT Pelabuhan Indonesia I cabang Sibolga, Sihar Sihite mengakui, petikemas itu berisi barang-barang berbahaya untuk keperluan pertambangan emas di Batangtoru, Tapsel. Hal itu diketahui berdasarkan isi manifest kapal kargo yang mengangkut yakni MV Caraka Jaya Niaga III-28.

Menurut Sihar, petikemas yang dibongkar di Pelabuhan Sibolga pada 6 Oktober 2012 terdapat 23 boks ukuran 20 feet kategori barang berbahaya (dangerous goods) yang terdiri dari Hydrogen Peroxide sebanyak 1 boks dalam bentuk tank dry container masuk kategori kelas 5.1 International Maritime Dangerous Code (Class 5.1 IMDGs Code), Sodium Cyanide sebanyak 16 boks dalam bentuk tank dry container masuk kategori kelas 6.1 International Maritime Dangerous Code (Class 6.1 IMDGs Code) dan Sodium Hydroxide sebanyak 6 boks dalam bentuk general purpose container masuk kategori kelas 8 International Maritime Dangerous Code (Class 8 IMDGs Code)
.bagaimana anda menyikapi ini, semoga pemerintahan benar - benar serius menangani persoalan ini hingga tuntas tanpa ada yang harus dirugikan.

1 komentar:

master togel mengatakan...

KISAH NYATA..............
Ass.Saya ir Sutrisno.Dari Kota Jaya Pura Ingin Berbagi Cerita
dulunya saya pengusaha sukses harta banyak dan kedudukan tinggi tapi semenjak
saya ditipu oleh teman hampir semua aset saya habis,
saya sempat putus asa hampir bunuh diri,tapi saya buka
internet dan menemukan nomor Ki Kanjeng saya beranikan diri untuk menghubungi beliau,saya di kasih solusi,
awalnya saya ragu dan tidak percaya,tapi saya coba ikut ritual dari Ki Kanjeng alhamdulillah sekarang saya dapat modal dan mulai merintis kembali usaha saya,
sekarang saya bisa bayar hutang2 saya di bank Mandiri dan BNI,terimah kasih Ki,mau seperti saya silahkan hub Ki
Kanjeng di nmr 085320279333 Kiyai Kanjeng,ini nyata demi Allah kalau saya tidak bohong,indahnya berbagi,assalamu alaikum.

KEMARIN SAYA TEMUKAN TULISAN DIBAWAH INI SYA COBA HUBUNGI TERNYATA BETUL,
BELIAU SUDAH MEMBUKTIKAN KESAYA !!!

((((((((((((DANA GHAIB)))))))))))))))))

Pesugihan Instant 10 MILYAR
Mulai bulan ini (juli 2015) Kami dari padepokan mengadakan program pesugihan Instant tanpa tumbal, serta tanpa resiko. Program ini kami khususkan bagi para pasien yang membutuhan modal usaha yang cukup besar, Hutang yang menumpuk (diatas 1 Milyar), Adapun ketentuan mengikuti program ini adalah sebagai berikut :

Mempunyai Hutang diatas 1 Milyar
Ingin membuka usaha dengan Modal diatas 1 Milyar
dll

Syarat :

Usia Minimal 21 Tahun
Berani Ritual (apabila tidak berani, maka bisa diwakilkan kami dan tim)
Belum pernah melakukan perjanjian pesugihan ditempat lain
Suci lahir dan batin (wanita tidak boleh mengikuti program ini pada saat datang bulan)
Harus memiliki Kamar Kosong di rumah anda

Proses :

Proses ritual selama 2 hari 2 malam di dalam gua
Harus siap mental lahir dan batin
Sanggup Puasa 2 hari 2 malam ( ngebleng)
Pada malam hari tidak boleh tidur

Biaya ritual Sebesar 10 Juta dengan rincian sebagai berikut :

Pengganti tumbal Kambing kendit : 5jt
Ayam cemani : 2jt
Minyak Songolangit : 2jt
bunga, candu, kemenyan, nasi tumpeng, kain kafan dll Sebesar : 1jt

Prosedur Daftar Ritual ini :

Kirim Foto anda
Kirim Data sesuai KTP

Format : Nama, Alamat, Umur, Nama ibu Kandung, Weton (Hari Lahir), PESUGIHAN 10 MILYAR

Kirim ke nomor ini : 085320279333
SMS Anda akan Kami balas secepatnya

Maaf Program ini TERBATAS .

Poskan Komentar

Berita Medan :

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Web Hosting Bluehost